MDS Rijalul Ansor Kubro di Lebaksiu, Abdul Basir: Berkhidmah Harus Dijalani dengan Bahagia.

Oleh: Admin Website
08 Jun 2026
Warta Organisasi
MDS Rijalul Ansor Kubro di Lebaksiu, Abdul Basir: Berkhidmah Harus Dijalani dengan Bahagia.

Lebaksiu, AnsorTegalkab.id – Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Tegal terus menguatkan kaderisasi, ukhuwah, dan semangat khidmah melalui kegiatan Majelis Dzikir dan Shalawat (MDS) Rijalul Ansor Kubro yang dilaksanakan secara bergilir di seluruh kecamatan.

 

Kegiatan yang mengusung tema Beransor dengan Bahagia tersebut kembali digelar di Dukuh Ketumpukan, Desa Timbangreja, Kecamatan Lebaksiu, Ahad (7/6/2026). Acara diikuti kader Ansor dan Banser, tokoh masyarakat, serta warga setempat

 

Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua PC GP Ansor Kabupaten Tegal, M. Abdul Basir, beserta jajaran pengurus cabang. Kehadiran rombongan disambut hangat oleh pengurus PAC GP Ansor Lebaksiu dan masyarakat setempat sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi antara pengurus cabang dan kader di tingkat akar rumput.

 

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Tegal M. Abdul Basir mengatakan bahwa MDS Rijalul Ansor bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan media untuk memperkuat spiritualitas kader sekaligus mempererat ukhuwah antaranggota Ansor dan Banser di seluruh wilayah Kabupaten Tegal.

 

“Majelis Dzikir dan Shalawat Rijalul Ansor ini bukan hanya kegiatan seremonial. Melalui majelis ini kita ingin membangun kedekatan hati, memperkuat silaturahmi, dan meneguhkan komitmen kader dalam berkhidmah kepada Nahdlatul Ulama, agama, dan bangsa,” ujarnya.

 

Menurut Basir, tema Beransor dengan Bahagia dipilih sebagai pengingat bahwa setiap proses pengabdian hendaknya dijalani dengan penuh keikhlasan, rasa syukur, dan semangat kebersamaan sehingga organisasi dapat tumbuh menjadi rumah yang nyaman bagi seluruh kader.

 

“Ansor harus menjadi rumah besar yang menghadirkan kenyamanan bagi kader. Ketika kader merasa bahagia dalam berorganisasi, maka semangat berkhidmahnya akan tumbuh dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” katanya.

 

Ia menegaskan bahwa kebahagiaan dalam berorganisasi bukan berarti tanpa tantangan, melainkan kemampuan untuk tetap menjaga semangat perjuangan, persaudaraan, dan optimisme dalam menghadapi berbagai dinamika organisasi.

 

“Kita boleh berbeda latar belakang, profesi, maupun pandangan, tetapi dalam Ansor kita dipersatukan oleh cita-cita yang sama, yaitu mengabdi kepada umat dan menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah,” ungkapnya.

 

Abdul Basir juga mengajak seluruh kader Ansor dan Banser untuk terus hadir di tengah masyarakat sebagai pelayan umat yang mampu memberikan solusi, menjaga persatuan, serta menjadi teladan dalam kehidupan sosial dan keagamaan.

 

“Ansor harus selalu hadir di tengah masyarakat, membawa kemanfaatan, menjaga kerukunan, serta menjadi garda terdepan dalam merawat tradisi keislaman yang moderat, ramah, dan penuh kasih sayang,” tandasnya.

 

Editor: Tahmid