Pelantikan GP Ansor Tegal 2025–2029, Bupati Ischak Tekankan Program Inovatif dan Berdampak

Oleh: Admin Website
12 Apr 2026
Warta Organisasi
Pelantikan GP Ansor Tegal 2025–2029, Bupati Ischak Tekankan Program Inovatif dan Berdampak

Slawi, Ansortegalkab — Pelantikan Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Tegal masa khidmat 2025–2029 menjadi momentum penting dalam memperkuat arah gerak organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama di Kabupaten Tegal.

 

Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Amangkurat, Senin (13/4/2026), berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Sejumlah tokoh hadir secara langsung maupun virtual untuk memberikan dukungan serta arahan bagi kepengurusan baru GP Ansor Kabupaten Tegal.

 

Pelantikan ini bukan sekadar seremoni organisasi, tetapi menjadi penegasan komitmen GP Ansor dalam mengabdi kepada umat, bangsa, dan negara di tengah tantangan zaman yang terus berkembang.

 

Bupati Tegal, Ischak Maulana Rohman, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menghadirkan program kerja yang inovatif dan berdampak nyata bagi masyarakat.

 

“Ansor harus mampu menghadirkan program yang inovatif, adaptif, dan berdampak nyata,” tegasnya.

 

Menurutnya, organisasi kepemudaan memiliki posisi strategis dalam menghadapi perkembangan teknologi dan perubahan sosial yang semakin kompleks.

 

Ia juga menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai Islam moderat serta memperkuat semangat kebangsaan.

 

“Ansor harus tetap menjaga karakter moderat dan inklusif dalam merawat nilai keislaman,” ujarnya.

 

Selain itu, Ischak mengingatkan bahwa peran Ansor dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sangat penting dan tidak dapat dipisahkan dari perjalanan bangsa.

 

Dalam kesempatan tersebut, ia turut mengajak seluruh kader untuk menjaga soliditas dan memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah demi pembangunan yang lebih baik.

 

“Pemerintah Kabupaten Tegal siap bersinergi dengan Ansor melalui semangat gotong royong,” tuturnya.

 

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah GP Ansor Jawa Tengah, Shidqon Prabowo, menekankan pentingnya koordinasi dan harmonisasi komando di seluruh tingkatan organisasi.

 

“Harmonisasi komando menjadi kunci keberhasilan organisasi,” katanya.

 

Ia berharap kader Ansor mampu hadir sebagai solusi atas berbagai persoalan masyarakat serta aktif dalam pembangunan sosial di daerah masing-masing.

Menurutnya, nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah harus terus menjadi pedoman utama dalam setiap gerak langkah kader Ansor.

 

“Kekompakan adalah kekuatan utama dalam menjalankan organisasi,” pungkasnya.

 

Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor, Addin Jauharudin, dalam arahannya menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia kader sebagai modal utama menghadapi persaingan di era modern.

 

Ia juga menegaskan pentingnya membangun kemandirian ekonomi kader melalui pemanfaatan berbagai peluang usaha, termasuk sektor pertanian dan energi terbarukan.

 

“Energi terbarukan menjadi peluang besar yang harus dimanfaatkan oleh kader Ansor,” ujarnya.

 

Menurut Addin, masyarakat yang mandiri secara ekonomi akan menjadi fondasi kuat dalam menjaga stabilitas sosial dan memperkuat pembangunan daerah.

 

Ia berharap GP Ansor mampu menjadi motor penggerak pemuda yang aktif, produktif, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

 

Pelantikan ini diharapkan menjadi tonggak awal bagi GP Ansor Kabupaten Tegal untuk terus berkhidmah dengan semangat inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada kemaslahatan umat serta kemajuan daerah.

 

Editor: Tahmid