Slawi, AnsorTegalkab.id - Kepedulian terhadap kesejahteraan kader Nahdlatul Ulama (NU) kembali diwujudkan melalui bantuan sosial bagi anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) di Kabupaten Tegal. Rojaya, anggota Banser yang berdomisili di RT 02 RW 04, Desa Jatiwangi, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal, menerima bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Tegal sebesar Rp20 juta.
Selain bantuan dari BAZNAS, Rojaya juga memperoleh bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp20 juta. Dengan demikian, total bantuan yang diterima mencapai Rp40 juta untuk mendukung peningkatan kelayakan tempat tinggalnya.
Penyerahan dan pengurusan bantuan tersebut menjadi perhatian Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda (PC GP) Ansor Kabupaten Tegal, Sahabat Abdul Basir. Keterangan mengenai bantuan tersebut disampaikan pada Selasa (13/10/2026), di kantor BAZNAS Kabupaten Tegal, Jalan Dr. Soetomo Nomor 3, Slawi Kulon, Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal.
Ketua PC GP Ansor Kabupaten Tegal, Sahabat Abdul Basir, menilai bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian nyata terhadap warga yang membutuhkan, khususnya kader Banser yang selama ini turut berkhidmah kepada masyarakat dan organisasi.
“Alhamdulillah, saudara kita Rojaya, anggota Banser dari Desa Jatiwangi, Kecamatan Pagerbarang, mendapatkan bantuan dari BAZNAS Kabupaten Tegal sebesar Rp20 juta. Ini merupakan kabar baik dan patut kita syukuri bersama,” ujar Sahabat Abdul Basir.
Ia menjelaskan, selain bantuan BAZNAS, Rojaya juga mendapatkan bantuan RTLH dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp20 juta. Kedua bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kondisi tempat tinggal penerima agar menjadi lebih layak dan nyaman untuk dihuni.
“Jika dijumlahkan, bantuan yang diterima mencapai Rp40 juta. Semoga bantuan ini benar-benar memberikan manfaat bagi keluarga Rojaya dan menjadi jalan untuk memperbaiki kondisi rumahnya sehingga lebih layak ditempati,” tuturnya.
Menurut Sahabat Abdul Basir, perhatian terhadap kesejahteraan anggota merupakan bagian penting dalam membangun solidaritas dan kepedulian di lingkungan organisasi. Khidmah kader tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan sosial dan pengabdian, tetapi juga perlu disertai perhatian terhadap kondisi kehidupan mereka.
“Kader Ansor dan Banser selama ini hadir dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan, keagamaan, dan kebangsaan. Karena itu, semangat saling membantu harus terus dijaga. Ketika ada kader yang membutuhkan dukungan, sudah semestinya kita berupaya mencari jalan keluar bersama,” ungkapnya.
Ia berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya serta menjadi penyemangat bagi seluruh kader untuk terus menumbuhkan budaya gotong royong, kepedulian sosial, dan persaudaraan. Menurutnya, semangat khidmah harus berjalan beriringan dengan ikhtiar meningkatkan kesejahteraan anggota dan masyarakat sekitar.
Bantuan bagi Rojaya menjadi pengingat bahwa nilai-nilai ukhuwah nahdliyah, kepedulian terhadap sesama, dan gotong royong perlu terus diwujudkan dalam tindakan nyata. Sinergi antara lembaga sosial, pemerintah, dan organisasi kemasyarakatan diharapkan dapat memperluas manfaat program bantuan sehingga semakin banyak warga yang memperoleh kesempatan untuk hidup lebih layak dan sejahtera.
Editor: Tahmid
Kirimkan opini, gagasan, atau laporan kegiatan kader kepada kami di GP Ansor Kab. Tegal.
Hubungi Kami